Ragunan, di mana kita tinggal sehari-hari

Pusat Informasi dan Penyaluran Aspirasi Warga Ragunan


Tinggalkan komentar

Hari Terakhir Pelayanan di 2011

Pagi ini Jum’at 30 Desember 2011 Puskesmas Ragunan penuh dengan pasien. Mungkin karena hari ini adalah hari terakhir efektif pelayanan puskesmas di tahun 2011. Meskipun masih ada pelayanan setengah hari di esok hari tapi sepertinya tidak banyak orang yang berencana berobat di malam tahun baru.

image

image

Yang menarik dicermati adalah pasien gigi yang disediakan nomor antrean hanya 20 nomor, pagi ini habis yang berarti pasien gigi hari ini padat sekali. Sayangnya tenaga medis/dokter gigi yang bertugas hari ini cuma seorang sedang biasanya dua orang sehingga pasien harus mengantre cukup lama untuk mendapatkan layanan.

image

image

Puskesmas Ragunan adalah fasilitas kesehatan pemerintah yang vital bagi warga Ragunan. Meskipun di wilayah Kelurahan Ragunan tersebar klinik-klinik dan dokter-dokter praktik umum tetapi puskesmas adalah pilihan utama warga. Selain karena biayanya sangat terjangkau, fasilitasnya pun semakin lengkap.

image

image

Bila melihat dari data yang dipasang di papan pengumuman puskesmas, secara administratif Puskesmas Ragunan sudah menerapkan tertib administrasi. Bahkan pada tahun 1998 puskesmas ini menjadi Juara I PKM Bersih dan Berprestasi Tk. Provinsi. Tak heran bila Puskesmas Ragunan selalu berusaha meningkatkan kualitas layanannya.

Semoga Puskesmas Ragunan semakin baik ke depan sehingga kualitas kesehatan masyarakat Ragunan umumnya semakin baik juga.

Iklan


Tinggalkan komentar

484

Angka cantik …

Benar, angka cantik ini kalo diurai menjadi faktor-faktornya adalah 2 dan 11. Entah ada atau tidak maknanya buat Anda, tapi yang pasti 484 adalah usia Jakarta tahun ini. Pada tanggal ini, 22 Juni 1527, 484 tahun yang lalu pelabuhan Sunda Kelapa berubah nama menjadi Jayakarta.

Selamat ber-Ulang Tahun Jakarta

Semoga semakin nyaman untuk warga dan pendatangnya.


2 Komentar

Update Ketika Ragunan Menyambut Penilaian Adipura 2010

Sudah lama sejak posting saya terakhir tentang Penghargaan Adipura bagi Kota yang Hijau dan Bersih (Clean and Green City) yang diberikan oleh Kementerian Lingkungan Hidup. Membaca Detik pagi ini saya jadi teringat kembali, ternyata Jakarta Selatan kembali mendapatkan Adipura di tahun 2010. Berikut ini daftar nama kota-kota yang mendapatkan penghargaan tersebut. Meskipun sudah lama, ternyata berita terkait masih hangat di media. Sayangnya yang mencuat adalah kasus-kasus yang akan melibatkan KPK dalam pengusutannya. Semoga kota Anda tidak ikut-ikutan terlibat suap untuk memperoleh Adipura ya. Contohnya seperti yang ada di berita Detik pagi ini : http://www.detiknews.com/read/2011/01/21/074110/1551380/10/jika-diperlukan-menteri-lingkungan-hidup-akan-diperiksa-kpk?9911012

DAFTAR KABUPATEN/KOTA YANG MENDAPAT ANUGERAH ADIPURA 2010

KOTA METROPOLITAN

NO KOTA KABUPATEN/KOTA
1 PALEMBANG KOTA PALEMBANG
2 JAKARTA PUSAT KOTA ADMINISTRASI JAKARTA PUSAT
3 JAKARTA SELATAN KOTA ADMINISTRASI JAKARTA SELATAN
4 SURABAYA KOTA SURABAYA
5 TANGERANG KOTA TANGERANG
6 JAKARTA UTARA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA UTARA
7 JAKARTA TIMUR KOTA ADMINISTRASI JAKARTA TIMUR
8 JAKARTA BARAT KOTA ADMINISTRASI JAKARTA BARAT
9 BEKASI KOTA BEKASI

KOTA BESAR

NO KOTA KABUPATEN/KOTA
1 MALANG KOTA MALANG
2 PEKANBARU KOTA PEKANBARU
3 YOGYAKARTA KOTA YOGYAKARTA
4 BALIKPAPAN KOTA BALIKPAPAN

Baca lebih lanjut


Tinggalkan komentar

Pasar Festival Ragunan dan Fasilitas Bumi Perkemahan Ragunan yang Memprihatinkan

Hari Ahad kemarin, 19 Desember 2010, saya mengantar istri dan anak saya ke Bumi Perkemahan Ragunan untuk suatu kegiatan. Wah, ramai juga ya … mungkin karena hari libur, tapi sepertinya lebih ramai dari biasanya karena sekolah-sekolah di Jakarta dan sekitarnya mulai memasuki masa liburan semester gasal.

Pasar Festival Ragunan

Saya tidak punya info detil terkait kegiatan ini, cuma sebagai informasi kepada pengunjung dan warga Ragunan bahwa ada kegiatan ini Sabtu-Ahad kemarin. Mungkin Anda sudah mengetahui atau bahkan berkunjung ke sana, silakan di-share infonya supaya di kesempatan Pasar Festival berikutnya bisa lebih semarak lagi. Berikut beberapa foto yang saya ambil di lokasi, Ahad kemarin.

Ada wahana permainan anak mulai kereta listrik jenaka hingga permainan pancingan ikan plastik. Berbagai barang mulai dari sepeda motor, perabot rumah tangga hingga makanan dan minuman dijual di sana. Panitia menyediakan fasilitas berupa tenda standar bagi peserta (penjual) dan lahan parkir kendaraan bermotor roda dua bagi para pengunjung.

Pasar Festival ini semacam menjadi pionir keberadaan pasar kaget yang representatif sebagai alternatif pengganti pasar kaget yang telah lama hadir di sepanjang jalan akses masuk ke GOR Ragunan yang kondisinya kurang teratur karena selain tidak dilengkapi dengan tenda dan lahan parkir juga menyebabkan kemacetan lalu lintas terutama bagi pengunjung GOR dan Taman Margasatwa Ragunan. Langkah positif ini mestinya mendapat dukungan tidak hanya dari pemerintah daerah khususnya Kelurahan Ragunan tetapi juga seluruh warga Ragunan selain juga para pengunjung Ragunan yang menjadi sasaran dari keberadaan pasar-pasar kaget tersebut.

Baca lebih lanjut


3 Komentar

Tembok Pagar TMR Rubuh (Lagi …)

Berita ini mungkin agak basi, alias sudah ketinggalan jaman karena kejadiannya Kamis, 21 Oktober 2010 lalu. Tetapi karena ini bukan kejadian pertama kalinya, maka hal ini menurut kami perlu dibahas minimal dimunculkan di blog ini.

Setelah diterjang hujan badai pada Kamis sore itu, tembok pagar Taman Margasatwa Ragunan bagian barat, kira-kira 50 meter dari pojokan pagar utara-barat (barat laut) sepanjang kurang lebih 15 meter rubuh. Kejadiannya sekitar pukul 16.30 WIB (berita bisa dilihat di sini). Akibatnya air dari dalam pagar TMR menerjang rumah dan kios/bengkel yang ada di seberang jalan (lingkungan RW 08 Kel. Ragunan). Selain itu pagar yang rubuh berserakan di Jalan Saco sehingga menghambat lalu lintas yang biasa padat terutama di sore hari, ketika jam pulang kantor tiba.

Baca lebih lanjut


1 Komentar

Ketika Ragunan Menyambut Penilaian Adipura 2010

Beberapa waktu yang lalu, sekitar akhir Maret sampai awal April 2010, wilayah Ragunan sebagai bagian administratif dari Jakarta Selatan turut serta berbenah diri. Hal ini dilakukan dalam rangka menyambut penilaian Adipura 2010. Sebagaimana kita telah mengetahui bahwa Jakarta Selatan sudah 6 kali meraih Adipura, namun demikian harapan untuk mempertahankannya di tahun 2010 ini agaknya tidak surut. Hal ini dibuktikan oleh Pemda DKI Jaksel termasuk di dalamnya Kelurahan Ragunan.

Lahan parkir pengguna busway

Kita ambil contoh daerah sekitar TMR dan terminal bis dalam kota Ragunan, saat masa-masa penilaian terlihat selalu rapi. Beberapa waktu bahkan sempat dipasang surat dari Lurah Ragunan tentang himbauan bagi pedagang kaki lima (PKL) untuk tidak beroperasi mulai waktu yang diatur. Mungkin dimaksudkan untuk menertibkan wilayah terminal dan trotora jalan dari semrawutnya PKL, selain usaha parkir yang marak sejak adanya terminal busway di TMR.

Memang surat itu berefek, sementara, sehingga dalam kurun waktu kurang lebih dua pekan terminal dan sepanjang Jl. Saco bersih dari PKL. Namun hal ini tentu hanya sebagai alih-alih untuk menghindarkan penilaian negatif dari tim Adipura yang yang mengunjungi Ragunan. Ke depan tentunya perlu dibuat kebijakan jangka panjang tentang ketertiban lingkungan semacam ini, karena Ragunan umumnya merupakan wilayah ekonomi yang dinamis dan potensial sehingga juga memberikan kesempatan bagi setiap pengusaha terutama kecil dan menengah untuk juga bisa mengembangkan usahanya tanpa harus mengganggu ketertiban.

Mungkin di antara Anda adalah PKL dan yang lain adalah aparat pemerintah, khususnya untuk Anda yang peduli pada wilayah ini, marilah kita bersama-sama mewujudkan Ragunan menjadi salah satu ikon yang paling membanggakan bagi Jakarta khususnya dan Indonesia umumnya.

Poster mini

Surat Lurah Ragunan