Ragunan, di mana kita tinggal sehari-hari

Pusat Informasi dan Penyaluran Aspirasi Warga Ragunan

Innalillahi wa innailaihi roji’un …

Tinggalkan komentar

Semoga ungkapan di atas bukan tabu untuk selain berita duka atas meninggalnya seseorang, karena setiap musibah menghampiri kita maka Allah memerintahkan kita bersabar dan mengembalikan semua urusan kepada-Nya.

Demikian pula tentang kondisi yang dialami Jalan Saco Ragunan, mulai mengkhawatirkan. Setelah di bulan Nopember (posting terdahulu) jalan ini kami kabarkan mulus pasca perbaikan dengan kualitas hot-mix, ternyata di awal Pebruari ini beberapa bagiannya mulai menampakkan tanda-tanda kerusakan. Seperti beberapa hal yang kami sayangkan dari perbaikan jalan ini, potensi kerusakan akibat tidak adanya saluran air menjadi salah satu penyebabnya, terlebih lagi curah hujan yang tinggi di awal tahun 2009 ini.

Sungguh sangat disayangkan, Jalan Saco dilewati oleh berbagai macam kendaraan mulai dari sepeda sampai dengan truk pengangkut barang/mobil box dengan volume yang tinggi pada pagi dan petang hari, sehingga apabila tidak dipertimbangkan usia kondisi jalan untuk kebutuhan jangka panjang maka perbaikan yang dilakukan, berapa kali pun, tidak akan mencegah terjadinya kerusakan.

Setidaknya ada 2 titik kerusakan yang mulai dirasakan pengguna jalan: yang pertama di belokan-tanjakan depan Masjid Nurul Hayah (Harry Cader) berupa garis-garis dan lubang-lubang kecil penggerusan aspal; yang kedua dan yang sangat parah di belokan dekat Masjid Al Falah, persis di depan deretan toko, bengkel  dan wartel, yang bila hujan turun agak lama maka air akan menggenanginya. Bisa dipastikan bila tidak segera ditanggulangi, maka kedua titik itu akan kembali ke kondisi sebelum diperbaiki dulu, berlubang dan tergenang air hujan.

Mohon kepada aparat pemerintah yang berwenang menangani masalah ini untuk segera mengambil tindakan yang perlu, mencegah adanya korban kecelakan akibat kondisi tersebut (tentu bukan hal yang kita inginkan). Terima kasih atas perhatiannya.

Kepada para pengendara kendaraan bermotor, harap berhati-hati ketika melalui kedua titik rawan tersebut, apabila Anda lalai dan memacu kendaraan terlalu kencang dikhawatirkan terjadi sesuatu yang buruk baik bagi Anda maupun bagi orang lain.

Semoga Allah SWT melindungi kita semua dan memberikan kebijaksanaan kepada para pemimpin kita. Aamiin.

Penulis: humas4ragunan

Saya adalah seorang warga tidak tetap yang tinggal di Ragunan sejak akhir 2001. Awalnya saya mengontrak sebuah rumah petak bersama teman2 (laki2), kemudian pindah ke kontrakan lain bersama istri, kemudian ber-kali2 pindah ke kontrakan yang lain bersama istri dan dua oang anak. Ragunan, tempat saya memulai kehidupan di tengah2 masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s