Ragunan, di mana kita tinggal sehari-hari

Pusat Informasi dan Penyaluran Aspirasi Warga Ragunan

Yang Khas Sekali di Ragunan

Tinggalkan komentar

Ini pohon apa sich, Yah? Tanya seorang anak kepada Ayahnya ketika memasuki Ragunan

Ragunan memang sudah tidak asing lagi buat warga Jakarta, cuman yang lebih terkenal Taman Margasatwa (Bonbin) Ragunan. Gak apa2 sich, dari Bonbin kita mulai cerita tentang Ragunan.

Nah, waktu kita memasuki jalan Harsono RM atau Jl. RM. Harsono, gak tau mana yang benar, aura berbeda akan kita rasakan. Apa ya?

Kesejukan … dan ketenangan

Kesejukan yang tidak semua wilayah Jakarta memiliki. Juga ada nuansa lain di mata kita, pohon kelapa sawit. Ya, pohon kelapa sawit yang pasti sudah tuaaaa banget. Mungkin sudah seumur Bonbin Ragunan itu sendiri. Pohon sawit yang menjadi peneduh boulevard-nya Ragunan. Di mana lagi ya di Jakarta ada yang seperti ini?

Hhmmm, jadi inget dulu banget kira2 sepuluh tahun yang lalu ketika pertama kali menginjakkan kaki di Ragunan, tanpa pernah terbersit akan tinggal di sini ber tahun2 kemudian, sampai sekarang. Waktu itu pun saya merasakan hal yang sama, kok di sini sejuk ya, banyak pohon sawitnya lagi beda banget sama Rawamangun yang panas, saya numpang di rumah kakak ipar waktu itu. Subhanallah, saya yang berasal dari daerah sejuk, akhirnya sementara ditakdirkan untuk tinggal di Ragunan yang lumayan sejuk juga. Alhamdulillah.

Ada seorang teman yang bilang, dulu pohon kelapa sawit itu masih pendek tapi daunnya rimbun sekali (tidak seperti sekarang, agak gundul2-red), sampai2 melebar ke jalan. Buahnya juga lebat, sampai2 banyak yang berjatuhan ke jalan. Kendaraan yang lewat jalan ini sampai gak berani terlalu dekat dengan pohon2 itu, takut menabrak pelepah daunnya. Dulu sebelum ada jalur busway, boulevard Ragunan ini lumayan lebar lho, tamannya kira2 2-3 meter. Sekarang tinggal 1-1,5 meter karena sebagian dipakai jalur khusus busway. Sepertinya karena faktor usia dan tempat hidup yang dipangkas serta jalanan yang semakin ramai, berarti semakin besar polusinya, pohon2 kelapa sawit itu jadi kelihatan kurus2, daunnya kurang rimbun, dan buahnya sudah jarang sekali.

Tahukah Anda berapa jumlah pohon kelapa sawit yang masih bertahan di boulevard Jl. Harsono RM, Ragunan?

Buat Anda yang merasa warga Ragunan atau setiap hari terpaksa harus lewat Ragunan karena memilih jalur alternatif atau pernah ke Bonbin Ragunan atau siapa pun yang membaca tulisan ini termasuk temen2 saya, silakan menjawab atau menebak dengan mengisi komentar di sini. Jawaban akan saya berikan di webblog ini sebulan ke depan. Insya’ Allah.

Penulis: humas4ragunan

Saya adalah seorang warga tidak tetap yang tinggal di Ragunan sejak akhir 2001. Awalnya saya mengontrak sebuah rumah petak bersama teman2 (laki2), kemudian pindah ke kontrakan lain bersama istri, kemudian ber-kali2 pindah ke kontrakan yang lain bersama istri dan dua oang anak. Ragunan, tempat saya memulai kehidupan di tengah2 masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s