Ragunan, di mana kita tinggal sehari-hari

Pusat Informasi dan Penyaluran Aspirasi Warga Ragunan

SPMB-STSN-2013


Tinggalkan komentar

STSN Menerima Mahasiswa Baru Tahun 2013

SPMB-STSN-2013

Iseng-iseng membaca portal ini ada informasi baru tentang akan dibukanya Pendaftaran Mahasiswa Baru STSN di Tahun 2013. Lulusan STSN nantinya akan ditugaskan di bidang persandian baik di Lemsaneg (kantor pusatnya) atau di unit teknis hampir di seluruh Kementerian Negara/Lembaga dan Pemerintah Daerah. Syarat-syaratnya, prosedurnya, serta tahapan tesnya bisa dilihat di sini. Untuk pendaftaran online SPMB STSN Tahun 2013 mulai dibuka tanggal 25 Maret 2013 ini, so bagi rekan-rekan yang punya semangat untuk memajukan negeri dan memenuhi syarat-syaratnya silakan daftar untuk menjadi mahasiswa STSN.

Sumber: http://spmb.stsn-nci.ac.id/

V


Tinggalkan komentar

Ragunan … oh Ragunan

Sudah lama sekali saya tidak menulis di blog ini. Posting terakhir di akhir tahun itu juga bukan tulisan saya melainkan reviu dari si WordPress. Tapi lebih lama lagi saya tidak menikmati suasana dan kehangatan warga Ragunan. Tanpa disadari kami sudah meninggalkan Ragunan hampir 4 tahun. Bukan waktu yang lama memang, tapi tidak bisa disebut singkat. Dan karena itu bahkan di 2012 lalu, meski saya berniat menjadikan blog ini sebagai Blog Ragunan 2012, ternyata tidak lebih dari 4 tulisan yang sempat saya posting. Bukan kesempitan waktu yang membuat saya tidak posting tentu, tapi kesempitan perhatian dari saya atas blog ini. Terlebih ketika saya seperti kehilangan bahan untuk dituliskan dalam blog ini meski hanya sekedar informasi ringan. Meski begitu statistik kunjungan blog ini sebenarnya tidak begitu buruk buat saya. Terhitung di 5 bulan terakhir setiap bulannya ada rata-rata 1.750 pengunjung di blog ini atau sekitar 60 kunjungan perhari.

Stat BlogRagunan

Saya jadi teringat ketika pertama kali saya membuat blog ini, motivasinya karena alasan politis memang. Tapi dari lubuk hati yang terdalam saya menginginkan blog ini bisa memberikan manfaat yang sebesar-besarnya untuk semua orang, baik warga Ragunan maupun siapa pun yang peduli dan butuh informasi tentang Ragunan. Dan itulah yang saya tuliskan di Salam blog ini. Pernah saya membuka kesempatan untuk sesiapa yang ingin dan berkesempatan berkontribusi di blog terbuka ini, tapi sampai sekarang belum ada yang menawarkan diri. Meski begitu saya masih membuka kesempatan itu sampai kapan pun, mungkin sampai WordPress ditutup. Karena saya sadar belum bisa menjadi admin sekaligus kontributor yang baik, apalagi menjadi humas bagi Ragunan sebagaimana ID saya humas4ragunan. Jadi saya mohon maaf bila banyak pengunjung yang kecewa karena tidak terfasilitasi kebutuhannya baik informasi maupun bantuan terkait kepentingannya dengan pihak-pihak di Ragunan. Blog ini memang bukan website humas pemkel Ragunan, dan belum mendapat banyak support dari pihak-pihak berwajib. He he he tapi saya tetap optimis terhadap keinginan saya koq, dan tentu tidak akan berputus asa. Kelak … blog ini akan bermitra dengan pemkel, BUMN, BUMD dan kantor pemerintah lainnya bahkan pengusaha di wilayah Ragunan sebagai Pusat Informasi dan Penyaluran Aspirasi Warga Ragunan.

Ragunan … begitu banyak pengalaman indah terukir di hati ini. Di sinilah kami memadu cinta, di sini pulalah buah hati kami lahir ke dunia. Ragunan tempat kami bekerja, bercengkerama, bersosialita. Ragunan … bahkan tak pernah terlintas di benak saya sewaktu di kampung dulu, tapi kini dan di masa datang Ragunan tak akan pernah kami lupakan …


Tinggalkan komentar

Selamat Datang dan Selamat Berkarya!

Sumber: jakarta.tribunnews.com

Kemarin, Senin 15 Oktober 2012, Gubernur dan Wakil Gubernur DKI terpilih Pilkada 2012 dilantik. Beliau-beliau adalah Joko Widodo (Jokowi) dan Basuki Tjahaya Purnama (Ahok). Berhubung keduanya adalah putra daerah (non DKI) maka selaku warga Ragunan (DKI) kami mengucapkan:

Selamat datang kepada Jokowi dan Ahok, selamat atas terpilih dan dilantiknya sebagai gubernur dan wakil gubernur baru

Semoga di bawah kepemimpinan bapak-bapak berdua Jakarta semakin nyaman dan tertib. So … selamat berkarya

Do’a kami warga Ragunan untuk pemimpin DKI … harapan kami yang terbaik untuk seluruh warga DKI. Semoga … aamiin.

Sumber: foto.detik.com


Tinggalkan komentar

Ada Kabar Baik bagi Warga DKI Kurang Mampu

Siang ini saya mengunjungi situs resmi Pemprov DKI, dan menemukan informasi menarik di sana. Berikut saya copas dari situs aslinya supaya tidak mengubah maknanya:

DKI Gratiskan Cuci Darah Warga Kurang Mampu

Mahalnya biaya cuci darah, membuat penderita gagal ginjal harus berfikir dua kali untuk melakukan cuci darah di rumah sakit. Untuk membantu warga kurang mampu, seluruh biaya yang berkaitan dengan proses cuci darah kini telah ditanggung Pemprov DKI Jakarta.

“Pemegang Kartu Gakin gratis cuci darah. Sedangkan bagi yang belum punya Kartu Gakin, bisa menggunakan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dengan mengurusnya terlebih dulu ke RT, RW, dan kelurahan,” ujar Dien Emmawati, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, saat kunjungan ke Kelurahan Bintaro, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Kamis (10/5).

Dien menambahkan, jika persyaratan itu sudah dipenuhi, warga yang bersangkutan dapat datang langsung ke seluruh Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) milik Pemprov DKI Jakarta. “Yang penting sudah lengkap dokumennya, langsung ke RSUD terdekat. Semuanya memiliki fasilitas cuci darah seperti RSUD Koja, atau di RSUD Tarakan,” jelasnya.

Dien mengatakan, kebijakan ini sudah menjadi kewajiban pemerintah untuk menjamin kesehatan warganya. Dalam jaminan cuci darah tersebut, pasien juga tidak dibatasi berapa kali melakukan cuci darah. “Sekali cuci darah saja Rp 700 ribu kalau bayar. Kita akan tanggung semuanya, berapa kali pun pasien melakukannya. Karena jika tidak, pasti pasien akan meninggal. Bahkan sudah ada yang berjalan sampai 2 tahun cuci darah kita biayai,” tambahnya.

Wawan warga RT 04/10, Kelurahan Bintaro, yang menderita gagal ginjal sejak 6 bulan lalu dan diharuskan untuk melakukan cuci darah 2 kali seminggu, mengaku sangat bersyukur dengan kebijakan tersebut. Sebab, jika harus membayar cuci darah, ia mengaku tidak sanggup karena penghasilannya yang sangat kecil. “Saya sangat berterima kasih sekali dengan bantuan Pemprov DKI,” ucapnya.

Saat ini, Pemprov DKI Jakarta telah menyediakan jaminan kesehatan gratis untuk warga miskin di 88 rumah sakit. Selain itu fasilitas pelayanan kesehatan masyarakat di 340 puskesmas baik di tingkat kecamatan dan kelurahan dengan standar internasional.

Reporter: rio

Sumber: beritajakarta.com

Begitu isi kabar baiknya, dan beberapa pekan kemarin saya sempat menjenguk rekan yang ibu mertuanya dirawat di RSUP Fatmawati. Di sana saya mendapatkan informasi bahwa khusus untuk warga kurang mampu bisa mendapatkan pembebasan biaya perawatan dan operasi dengan Jaminan Kesehatan Masyarakat. Syaratnya memiliki KTP Jadetabek dan SKTM. Mestinya informasi seperti ini sering disosialisasikan sehingga warga kurang mampu tidak merasa khawatir bila harus menjalani perawatan di fasilitas kesehatan di DKI baik puskesmas, RSUD maupun RSUP.


1 Komentar

Yang Baru di Ragunan

Setelah lebih dari dua bulan blog ini seperti hiatus, menjelang akhir bulan Maret ini saya ingin menulis tentang hal-hal “baru” di Ragunan. Memang tidak benar-benar baru, mungkin sudah ada sejak awal tahun dan yang terakhir hampir sebulan ini. Yang saya bicarakan tentu bukan tentang hewan-hewan di TMR, tapi terkait fasilitas dan infrastruktur baru di wilayah Ragunan.

Meskipun Ragunan terletak jauh di pinggir kota tapi ternyata tidak lepas dari kemacetan lalu lintas ibukota. Ratusan bahkan ribuan kendaraan melintasi jalanan di Ragunan, ribuan bahkan jutaan orang menggunakan jasa angkot dan busway dari Ragunan. Karenanya tidak aneh bila ada fasilitas dan infrastruktur baru.

Park and Ride Vertical (PRV)
Infrastruktur parkir mobil ini dibangun di area parkir kendaraan roda 4/6 di Pintu Utara TMR. Bangun berstruktur besi baja dan cor beton ini memiliki 3 lantai dengan pintu masuk/keluar di Jl. Saco. Sewaktu dibangun saya kira itu untuk parkir motor mengingat di sepanjang Jl. Saco yang tadinya halaman rumah dan bengkel motor telah berubah menjadi tempat penitipan motor, bahkan melebar hingga di pinggir tembok TMR.

Setelah jadi beberapa pekan kemudian baru saya tau kalo bangunan itu untuk parkir mobil. Sepertinya pengelola parkir kendaraan roda 4/6 TMR telah kewalahan menyediakan lahan parkir untuk para pengguna jasa busway. Memang sejak busway beroperasi, parkir mobil dan motor di Ragunan membludak. Entah karena pemilik kendaraan semakin banyak atau pengguna busway yang meningkat, yang pasti kapasitas lahan parkir di Ragunan semakin tidak mencukupi.

Ide PRV ini adalah terobosan yang solutif meskipun butuh modal yang tentu tidak sedikit.

Angkutan Umum S.12/S.12.C
Beberapa pekan terakhir saya baru melihat ada angkutan baru yang melintas di Jl. Saco. Sebelumnya memang kadang Angkot M.20 lewat juga tapi hanya saat Jl. Cilandak KKO macet total.

image

Angkutan umum yang baru itu adalah Angkot S.12 jurusan Ragunan-Busway-Sadar-Cipedak. Angkutan lain yang saya pernah lihat tapi apa benar ada atau tidak adalah angkot jurusan Lebakbulus-Ragunan, sayang saya tidak pernah lihat lagi. Mungkin memang tidak ada ya, atau ada yang juga pernah melihatnya?


18 Komentar

Blog Ragunan 2012

Tahun baru ini Blog Ragunan tidak menulis di awal tahun dengan judul “Selamat Tahun Baru 2012!“. Dan memang belum ada judul seperti itu di Blog Ragunan ini. Judul di atas cuma semacam resolusi yang ditulis dengan ringkas, atau dengan bahasa yang agak rumit dari para pemikir dan birokrat Misi. Ya, resolusi tahun ini untuk Blog Ragunan adalah menjadi Blog Ragunan di Tahun 2012. Pembaca tentu sudah tidak asing dengan istilah-istilah “… of The Year” bukan, jadi Blog Ragunan punya misi agak prestisius tahun ini yaitu menjadi “Blog Ragunan of 2012“.

Untuk mewujudkan misi itu maka target yang ingin dicapai adalah:

  • Menulis posting setidaknya sekali dalam sepekan (postaweek 2012/postaday2012)
  • Membagi segmentasi tulisan setidaknya dalam 4 kriteria berbeda dalam satu bulan
  • Mencari informasi yang diinginkan/dicari oleh pengunjung blog secara optimal
  • Menjaring sebanyak-banyaknya aspirasi dari warga Ragunan (terutama di dunia online)

Blog Ragunan mungkin kurang realistis dengan tidak menargetkan jumlah kunjungan yang terus bertambah setiap bulannya selama tahun ini atau jumlah link efektif yang bernilai yang terhubung dengan blog ini supaya rank-nya terangkat. Tapi memang karena bukan itu ukuran keberhasilan “Blog of The Year” yang ingin dituju di atas, tetapi lebih pada mewujudkan Misi Blog Ragunan yang secara implisit tertulis di tag-nya “Pusat Informasi dan Penyalur Aspirasi Warga Ragunan“.

So, let’s the show begin! Siapapun yang merasakan kedekatan hati dan pikiran dengan saya, kami, dan warga Ragunan tentu tidak segan untuk membantu Blog Ragunan mewujudkan misi di atas. Semoga ini menjadi motivasi positif bagi Blog Ragunan untuk memberikan kemanfaatan demi kemaslahatan yang lebih baik lagi di masa yang akan datang. Terima kasih🙂

Berita terbaru terkait Ragunan:

  1. Warga Jalan Kaki 2km Demi ke Ragunan
  2. Ragunan Ramai Pengunjung, Lalu Lintas Dialihkan
  3. Pergoki Maling, Warga Ragunan Tewas Dibacok
  4. Tahun Baru, 122.708 Pengunjung Padati Ragunan
  5. Tiket Ragunan Naik di 2012